Ukuran Wiremesh Per Lembar (M8, M6, M10, DLL)

Posted on

Macam macam ukuran wiremesh SNI dan Non SNI✔️ ukuran wiremesh per lembar dan per roll untuk M6, M8, M10, M4, M5, DLL✔️

Wiremesh adalah material yang umum digunakan dalam berbagai proyek konstruksi dan taman. Keberadaannya yang kuat, tahan lama, dan fleksibel membuatnya menjadi pilihan favorit bagi para profesional dan amatir.

Namun, saat hendak memilih ukuran wiremesh, banyak orang bisa merasa bingung. Jangan khawatir! Melalui artikel berikut ini, dekorminimalis.com akan memberikan tabel berisi daftar ukuran wiremesh lengkap beserta panduan untuk memilih ukuran wiremesh yang tepat untuk proyek Anda.

Spesifikasi Wiremesh

spesifikasi wiremesh

Wiremesh adalah lembaran logam berbentuk jaring-jaring yang terbuat dari kawat baja yang saling dihubungkan dan berbentuk persegi atau persegi panjang. Wiremesh digunakan dalam berbagai proyek konstruksi sebagai material pendukung struktural.

Wiremesh sering kali digunakan untuk penguatan beton, pengamanan area, dan aplikasi lainnya yang memerlukan ketahanan mekanis tinggi.  Ini adalah komponen penting dalam konstruksi yang digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk penguatan struktur beton, perlindungan, dan filtrasi.

Spesifikasi dan ukuran wiremesh memainkan peran kunci dalam menentukan kekuatan dan stabilitas proyek konstruksi. Material ini biasanya tersedia dalam berbagai ukuran yang sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap proyek.

Adapun contoh spesifikasi bahan wiremesh yang umum dijual dipasaran adalah sebagai berikut:

Wire Mesh Diameter (mm) Actual Weight (gr/mm) Kekuatan Tarik (N/mm2) Batas Ulur (N/mm2) Elongation (%)
M4 4 15,45 min 490 min 400 min 8%
M5 4,7 21,33 min 490 min 400 min 8%
M5 4,5 19,55 min 490 min 400 min 8%
M6 5,7 31,37 min 490 min 400 min 8%
M6 5,5 29,2 min 490 min 400 min 8%
M7 6,7 43,34 min 490 min 400 min 8%
M7 6,5 40,79 min 490 min 400 min 8%
M8 7,7 57,24 min 490 min 400 min 8%
M8 7,5 54,31 min 490 min 400 min 8%
M9 8,7 73,07 min 490 min 400 min 8%
M9 8,5 69,75 min 490 min 400 min 8%
M10 9,7 90,84 min 490 min 400 min 8%
M10 9,5 87,13 min 490 min 400 min 8%
M11 10,7 110,53 min 490 min 400 min 8%
M11 10,5 106,44 min 490 min 400 min 8%
M12 11,7 132,16 min 490 min 400 min 8%
M12 11,5 127,68 min 490 min 400 min 8%

Macam Macam Ukuran Wiremesh

ukuran wiremesh per lembar
Contoh tabel ukuran wiremesh

Ukuran wiremesh standar per lembar adalah 2.1 meter x 5.4 meter dengan diameter 4mm, 4,5mm, 5,7 mm, 6 mm, 8 mm hingga 12 mm. Wiremesh per roll juga masih memiliki ragam ukuran lainnya tergantung kebutuhan konstruksi bangunan.

Berikut contoh macam macam ukuran wiremesh yang umum dijual di pasaran Indonesia:

Wiremesh M4

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M4 memiliki ukuran kawat sekitar 4mm dengan jarak antar kawat sekitar 100mm x 100mm dan berat di angka 15,45gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Proyek Seni dan Kriya: Wiremesh M4 sering digunakan dalam proyek seni dan kriya, seperti pembuatan patung atau instalasi artistik.
  • Pembuatan Kerangka Ringan: Wiremesh ini cocok digunakan untuk membuat kerangka ringan pada proyek seperti pembuatan lukisan tiga dimensi atau hiasan dinding.

Wiremesh M5

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M5 memiliki ukuran kawat sekitar 5mm dengan jarak antar kawat sekitar 150mm x 150mm. Wiremesh M5 umumnya tersedia dalam 2 pilihan diameter, yakni diameter 4.5 dengan berat 19,55 gr/mm dan diameter 4.7 mm dengan berat 21,33gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Trotoar dan Jalan Raya: Wiremesh M5 sering digunakan untuk penguatan beton pada trotoar, jalan raya, dan area parkir.
  • Pembuatan Kolam Renang: Dalam proyek pembuatan kolam renang, wiremesh ini dapat digunakan untuk memperkuat struktur dasar.

Wiremesh M6

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M6 memiliki ukuran kawat sekitar 6mm dengan jarak antar kawat sekitar 150mm x 150mm. Ukuran M6 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 5.7 mm dengan berat 31,37gr/mm dan 5.5 mm dengan berat 29,2gr/mm

Contoh Aplikasi:

  • Struktur Bangunan Komersial: Wiremesh M6 cocok digunakan untuk penguatan beton pada struktur bangunan komersial seperti gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan.
  • Pembuatan Balok Beton: Wiremesh ini dapat digunakan dalam pembuatan balok beton untuk memberikan dukungan struktural tambahan.

Wiremesh M7

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M7 memiliki ukuran kawat sekitar 7mm dengan jarak antar kawat sekitar 200mm x 200mm. Wire mesh ukuran M7 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 6.5 mm dengan berat 40,79gr/mm dan 6.7 mm dengan berat 43,34gr/mm

Contoh Aplikasi:

  • Penguatan Struktur Industri: Wiremesh M7 digunakan dalam proyek-proyek yang memerlukan ketahanan mekanis tinggi, seperti penguatan struktur bangunan industri.
  • Pembuatan Dinding Penahan: Dalam proyek pembuatan dinding penahan, wiremesh ini memberikan kekuatan ekstra pada konstruksi.

Wiremesh M8

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M8 memiliki ukuran kawat sekitar 8mm dengan jarak antar kawat sekitar 200mm x 200mm. Ukuran M8 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 7.5 mm dengan berat 54,31gr/mm dan 7.7 mm dengan berat 57,24gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Pembangunan Jembatan: Wiremesh M8 sering digunakan dalam pembangunan jembatan untuk penguatan struktur yang kuat.
  • Konstruksi Bangunan Bertingkat: Wiremesh ini cocok untuk penguatan beton dalam proyek konstruksi bangunan bertingkat tinggi.

Wiremesh M9

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M9 memiliki ukuran kawat sekitar 9mm dengan jarak antar kawat sekitar 250mm x 250mm. Ukuran M9 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 8.5 mm dengan berat 69,75gr/mm dan 8.7 mm dengan berat 73,07gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Proyek Drainase: Wiremesh M9 umumnya digunakan dalam proyek-proyek drainase dan infrastruktur yang memerlukan sirkulasi air yang baik.
  • Pembuatan Teras: Dalam proyek pembuatan teras, wiremesh ini dapat memberikan penguatan pada lantai beton.

Wiremesh M10

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M10 memiliki ukuran kawat sekitar 10mm dengan jarak antar kawat sekitar 250mm x 250mm. Ukuran M10 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 9.5 mm dengan berat 87,13gr/mm dan 9.7 mm dengan berat 90,84gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Pembuatan Kolom Beton: Wiremesh M10 digunakan dalam pembuatan kolom beton untuk memberikan stabilitas struktural.
  • Proyek Infrastruktur: Dalam proyek-proyek infrastruktur seperti jalan layang, wiremesh ini digunakan untuk penguatan beton.

Wiremesh M11

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M11 memiliki ukuran kawat sekitar 11mm dengan jarak antar kawat sekitar 300mm x 300mm. Ukuran M11 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 10.5 mm dengan berat 106,44gr/mm dan 10.7 mm dengan berat 110,53gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Bangunan Industri: Wiremesh M11 cocok digunakan dalam pembangunan bangunan industri dengan beban yang signifikan.
  • Pembuatan Lantai Bertulang: Dalam proyek pembuatan lantai bertulang, wiremesh ini memberikan penguatan pada beton.

Wiremesh M12

Spesifikasi Ukuran: Wiremesh tipe M12 memiliki ukuran kawat sekitar 12mm dengan jarak antar kawat sekitar 300mm x 300mm. Ukuran M12 juga memiliki dua pilihan diameter yaitu 11.5 mm dengan berat 127,68gr/mm dan 11.7 mm dengan berat 132,16gr/mm.

Contoh Aplikasi:

  • Proyek Infrastruktur Besar: Wiremesh M12 digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur besar seperti pembangunan jembatan panjang.
  • Gedung Bertingkat Tinggi: Dalam konstruksi gedung bertingkat tinggi, wiremesh ini memberikan penguatan pada struktur.

Ukuran Berat Jenis WireMesh

Sama dengan ukurannya, harga wiremesh maupun berat wiremesh juga berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Diantara roll dan lembaran, jenis lembaran memang yang paling besar karena proses perakitannya juga membutuhkan banyak komponen dan pemasangannya juga lebih rumit.

Sedangkan untuk berat jenis roll memang tidak terlalu besar karena bahan perakitannya tidak banyak. Berikut tabel berat besi wire mesh yang bisa anda simak.

Type Diameter (mm) Ukuran (m) Spasi (cm) Berat (kg/roll) Berat Actual Toleransi 0,2 mm (kg/roll)
M4 (coil) 4 2,1 x 54 15 x 15 154,47 139,41
M4 4 2,1 x 54 15 x 15 15,45 13,94
M5 (coil) 5 2,1 x 54 15 x 15 241,36 222,44
M5 5 2,1 x 54 15 x 15 24,14 22,24
M6 (coil) 6 2,1 x 54 15 x 15 347,56 324,77
M6 6 2,1 x 54 15 x 15 34,76 32,48
M7 7 2,1 x 54 15 x 15 47,31 44,64
M8 8 2,1 x 54 15 x 15 61,79 58,74
M9 9 2,1 x 54 15 x 15 78,20 74,76
M10 10 2,1 x 54 15 x 15 96,54 92,72
M11 11 2,1 x 54 15 x 15 116,82 112,61
M12 12 2,1 x 54 15 x 15 139,02 134,43

Toleransi Ukuran Umum dalam Besi Wiremesh

ukuran wiremesh

Ketika kita berbicara tentang besi wiremesh, toleransi ukuran menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dengan cermat. Toleransi ukuran dalam besi wiremesh adalah faktor penting yang mempengaruhi kekuatan, keamanan, dan kualitas struktur konstruksi.

Toleransi ukuran dalam besi wiremesh dapat bervariasi tergantung pada standar industri dan spesifikasi produsen. Beberapa toleransi umum yang sering ditemukan meliputi:

  • Toleransi Panjang

Toleransi panjang dalam besi wiremesh umumnya berkisar antara ± 5mm hingga ± 10mm. Ini berarti panjang wiremesh yang dihasilkan dapat bervariasi dalam kisaran tersebut dari dimensi yang ditentukan.

  • Toleransi Lebar

Toleransi lebar juga memiliki rentang serupa, yaitu antara ± 5mm hingga ± 10mm. Ini berarti lebar lembaran wiremesh dapat bervariasi dalam kisaran toleransi yang ditetapkan.

  • Toleransi Ukuran Kawat

Toleransi ukuran kawat umumnya berkisar antara ± 0,2mm hingga ± 0,5mm. Ini berarti diameter kawat dalam wiremesh dapat bervariasi dalam rentang toleransi ini.

Standarisasi Ukuran Wiremesh di Indonesia

Standarisasi ukuran wiremesh di Indonesia diatur oleh SNI (Standar Nasional Indonesia) guna memastikan kualitas dan keseragaman produk yang digunakan dalam proyek konstruksi dan infrastruktur.

SNI merupakan pedoman yang penting bagi produsen, kontraktor, dan profesional di industri konstruksi. Berikut ini penjelasan mengenai standarisasi ukuran wiremesh (SNI) di Indonesia:

1. SNI 07-2054-2006: Kawat Anyam Baja untuk Beton Bertulang

SNI ini mengatur spesifikasi kawat anyam baja yang digunakan dalam beton bertulang. Termasuk di dalamnya adalah ukuran kawat, jarak antar kawat, serta karakteristik fisik dan mekanisnya. Standar ini bertujuan untuk memastikan kekuatan dan daya tahan beton bertulang.

2. SNI 03-4365-1996: Baja Tulangan Beton

Meskipun bukan secara khusus mengatur wiremesh, SNI ini mengatur spesifikasi baja tulangan beton yang digunakan dalam berbagai struktur konstruksi, termasuk wiremesh. Standar ini mencakup ukuran, bentuk, komposisi kimia, dan sifat mekanis baja tulangan.

3. SNI 03-4367-1996: Besi Beton Polos

SNI ini mengatur spesifikasi besi beton polos yang juga bisa menjadi bahan dasar pembuatan wiremesh. Meskipun tidak secara khusus membahas wiremesh, standar ini tetap relevan dalam industri konstruksi.

4. SNI 03-1729-2011: Tata Cara Pemasangan Kawat Anyam Baja untuk Beton Bertulang

SNI ini menjelaskan tata cara pemasangan kawat anyam baja dalam beton bertulang. Standar ini mencakup langkah-langkah pemasangan, jarak antar kawat, serta penanganan dan penyimpanan wiremesh sebelum dan selama pemasangan.

5. SNI 03-1727-2013: Tata Cara Pembuatan Tulangan Beton

SNI ini mencakup tata cara pembuatan tulangan beton, termasuk wiremesh. Standar ini memberikan pedoman dalam proses fabrikasi wiremesh, seperti pemotongan kawat, pengelasan, dan perakitan.

Jangan Lewatkan Informasi Terkait Lainnya :
Ukuran Pipa Paralon (PVC) Ukuran Meja Makan Standar
Ukuran Besi Hollow Harga Bata Ringan (Hebel)
Ukuran Triplek 1 Lembar Ukuran Kalsiboard Lembaran

Penting bagi produsen, kontraktor, dan profesional di industri konstruksi untuk mematuhi standar SNI terkait ukuran wiremesh. Hal ini akan memastikan bahwa produk yang digunakan sesuai dengan kualitas yang diharapkan dan mampu memberikan kekuatan serta keamanan yang diperlukan dalam proyek konstruksi.

Dengan mematuhi standarisasi ukuran wiremesh (SNI) di Indonesia, kita dapat menghindari masalah potensial yang mungkin timbul akibat penggunaan material yang tidak memenuhi persyaratan. Selain itu, standar ini juga berperan dalam menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan para penggunanya.

Gravatar Image
Praktisi desain interior dan eksterior di Surabaya sejak tahun 2007 hingga 2020.. Alumni S1 teknik Elektro dan S2 Statistika ITS Surabaya yang hobi otak atik dekorasi rumah dan bangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *